Lab 29. Tunnel PPTP (Point To Point Tunneling Protocol)
Lab 29. Tunnel PPTP (Point To Point Tunneling
Protocol)
PPTP adalah
Salah satu service yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan VPN
adalah Point to Point Tunnel Protocol (PPTP). Sebuah koneksi PPTP terdiri dari
Server dan Client.
Untuk
masalah keamanan, L2TP lebih aman daripada PPTP, tetapi PPTP lebih cepat
dibandingkan dengan L2TP. Untuk konfigurasinya mirip dengan L2TP.
Pada lab ini
kita masih menggunakan 2 router, 2 pc dan 1 cloud (router ganti image menjadi
cloud).
Setelah itu,
lakukan:
-Memberi
identitas pada tiap router yang sesuai
-Memberi IP
untuk router di tiap interface-nya, kecuali untuk router yang diubah image-nya,
untuk konfigurasi ada di step bawah*.
-Memberi IP
dan gateway untuk tiap PC
*Konfigurasinya
bisa dilihat di bawah ini
(Setelah
kalian masuk ke "ip dhcp-server setup", kalian tinggal tekan enter,
setelah itu, kalian harus menyesuaikan urutan tulisan yang berwarna putih.)
Lalu, kita
masuk ke konfigurasi PPTP, lihat urutan dibawah:
-ROUTER 1
1.Setting
DHCP-client untuk interface yang terhubung ke Internet, "ip dhcp-client
add interface=ether1 disabled=no". Perlu diketahui, check dhcp-client pada
routernya, biasanya di virtual routing dhcp-client menambah secara otomatis.
2.Mengaktifkan
interface PPTP untuk router server PPTP, "interface pptp-server server set
enabled=yes".
3.Membuat
secret autentikasi klien, "ppp secret add service=pptp name=neko password=kawaii
local-address=1.1.1.1 remote-address=2.2.2.2". harus dihafal, atau lebih
baik untuk dicatat karena autentikasi ini seperti formulir yang telah dibagikan
kepada router 2.
4.Lakukan
"ip dhcp-client print", untuk mengetahui IP router 1 yang sebenarnya.
-ROUTER 2
1.setting
DHCP-client untuk interface yang terhubung ke Internet, "ip dhcp-client
add interface=ether1 disabled=no". Lakukan pengecekan sebelum menambahkan
DHCP apabila DHCP sudah otomatis ada.
2Mengaktifkan
interface PPTP untuk router klien PPTP, "interface pptp-client add
connect-to=200.200.200.62 user=neko password=kawaii disable=no"
Nah, setelah
kalian konfigurasi L2TP pada kedua router, sekarang lakukan static routing
untuk menyambungkan kedua network router tersebut.
-ROUTER 1
=> destinasi= 192.168.2.0/24, gateway= 2.2.2.2
-ROUTER 2
=> destinasi= 192.168.1.0/24, gateway=1.1.1.1
Nah, setelah
kalian menyelesaikan semuanya, cobalah untuk mengecek "ip route
print". Apabila di router 1 dan 2 sudah ada IP yang memiliki prefix /32,
berarti keduanya telah terhubung, dan cobalah untuk melaukan ping dari segala
tempat.
Komentar
Posting Komentar