Lab 17. OSPF Non Backbone

 

Lab 17. OSPF Non Backbone

Perbedaannya dengan backbone area adalah area-nya lebih besar atau lebih dari satu. Perlu diingat, bahwa kita harus menghubungkan semua area ke backbone area agar bisa saling ping satu sama lain.


Seperti biasa, beri identitas pada tiap router yang sesuai dan juga tambahkan

interface bridge yang mana akan digunakan untuk penamaan router dengan ID yang diberikan ip dengan prefix /32. Perintahnya adalah "interface bridge add name=loopback. Setelah itu add ip di setiap interface pada semua router, terutama untuk interface loopback dengan ip 1.1.1.1/32 (router1) lalu ip 2.2.2.2/32 (router2) dan 3.3.3.3/32 (router3).

Langsung saja kita ke konfigurasinya (ip address dan routing ospf)


-R1 (Area-2)

Kemudian kita konfigurasi routing OSPF nya.



-R2 (Area-0/Backbone)





-R3 (Area-1)


Setelah itu kita konfigurasi routing OSPF nya.

Jika sudah, maka kita bisa ping ke manapun dan routing ospf sudah muncul pada table routing.



Komentar